Cari di Blog Ini

Thursday, October 15, 2009

proporsi wajah manusia

Untuk mengetahui perasaan seseorang bukanlah hal yang sulit , hal itu dapat diketahui dari ekspresi wajahnya. Karena perasaan sedih, gembira, marah dan kaget akan terlihat dari raut muka, bentuk mulut , gerakan mata dan bahkan gerakan alis seseorang.


Ekspresi Wajah...

Ekspresi sedih ditunjukan dengan pandangan mata yang kosong dan lemah .

Ditambah dengan mata berkaca-kaca seperti mau menangis.

Gambar mulut melengkung ke bawah


Ekspresi marah ditunjukkan dengan mendekatkan kedua alis Sorotan pandangan yang tajam dan dingin pada lawan bicaranya. Ditambah pula dengan kerutan di dahi yang menampakkan kemarahannya. Bertriak merupakan salah satu bentuk marah yang paling gampang dipahami oleh orang.

Gambar ekspresi gembira ditunjukkan dengan menaikkan kedua alis.

Gambar mata yang besar dan berbinar-binar .

Gambar mulut seperti segitiga terbalik atau melengkung ke atas


Gambar di samping ini menunjukkan ekspresi terkejut , hal itu dapat diketahui dari bentuk bulatan mata yang mengecil dan digambarkan tidak ada efek cahaya dari bulatan mata.

Gambar di samping ini menunjukkan ekspresi wajah yang tenang, ramah atau bahagia. Hal ini dapat diketahui dari bentuk mulut yang digambarkan melengkung ke bawah dan pandangan mata yang digambarkan normal.

SKETSA RAMBUT

Sebelum menggambar rambut, perlu diperhatikan terlebih dahulu jenis rambut yang akan digambar. Misalnya jenis rambut lurus, keriting, bergelombang atau rambut acak.

Kenapa sih harus tahu jenis rambut segala?

Oh.. karena tiap jenis rambut punya karakteristik yang berbeda. Sebagai contohnya jenis rambut lurus, bila digambar memiliki arah sisiran yang teratur, begitu juga dengan rambut bergelombang memiliki ciri khas yang rambut yang mengembang.



Gambar diatas adalah beberapa contoh dari bentuk ujung rambut. Untuk rambut yang bergelombang memiliki bentuk ujung rambut yang melengkung dan mengembang, sedangkan untuk rambut lurus biasanya bentuk ujung rambutnya lurus juga.


Menggambar rambut Cowo relatif lebih mudah dibandingkan menggambar rambut Cewe, hal ini disebabkan karena rambut Cowo ngga terlalu panjang dan ngurusnya mudah lagi, tapi biasanya di gambar manga cowo ada juga yang rambutnya panjang, misanya aja dapat dijumpai di komik Twins.









Rambut cewe biasanya unik- unik dan lebih menantang untuk digambar. Untuk memperindah penampilan biasanya ditambahkan kepang atau poni pada rambut yang bentuknya bermacam-macam. Inilah yang meniadi cewe lebih menarik untuk digambar karena rambutnya yang indah.


Disini digambarkan pula saat rambut terkena angin, pada posisi ini yang perlu diperhatikan arah rambut yang terkena angin harus searah pergerakan angin, hal ini dilakukan agar karakter rambut lebih alami untuk dilihat.

Angin yang datang dari arah depan menyebabkan rambut bergerak ke belakang, sehingga seluruh tampak depan wajah terlihat dengan sempurna.

Angin yang datang dari arah samping kiri akan membuat rambut bergerak ke samping kanan, sehingga sebagian rambut menutupi wajah.

SKETSA GAMBAR KEPALA





Untuk menggambar wajah tampak depan gambarlah lingkaran dengan 2 garis horizontal dan 1 garis vertikal. Garis tersebut digunakan untuk mempermudah menentukan batas-batas gambar mata,dahi, rambut, hidung dan mulut


Tarik garis dari kedua samping lingkaran hingga berpotongan membentuk segitiga. Garis tersebut digunakan untuk mempermudah menggambar muka bawah/rahang dengan proposional.


Perlu diperhatikan jarak antara garis horizontal bawah dan bagian bawah lingkaran lebih kecil dibandingkan jarak dari bawah lingaran ke titik perpotongan 2 garis






Untuk melengkapi sketsa kepala, gambarlah mata, hidung, dan mulut berdasarkan garis batas yang telah ditentukan. Dan untuk finishing lakukan penghapusan pada garis bantu gambar rahang dan garis bantu dahi-rambut

MATA

Tutorial kali ini adalah cara menggambar mata manga style ( bukan asli ), penggambaran mata dalam manga biasanya digambarkan sangat sederhana sekali, ciri khasnya adalah bola mata yang besar dengan warna pupil bervariasi.

langsung aja yaw…

Disamping adalah gambaran umum mata manusia (asli), pakai gambar disamping sebagai acuan dalam membuat mata manga style. tarik sudut-sudut mata sehingga menjadi lebih lebar dan hilangkan garis2 rumit di sekitar kelopak mata. Kurang lebih hasilnya adalah seperti ini .

Cobalah melakukan variasi2 tarikan untuk mendapatkan hasil yang anda suka ( kalo bisa cari style yg Indonesia bgt..smbil bantuin Q ). Setelah itu anda dapat mengkombinasikan bentuk mata dengan variasi lekukan alis untuk mendapatkan berbagai macam ekspresi wajah

Cobalah membuat

dari berbagai sudut pandang, tentunya sesuaikan bentuk mata sesuai proporsi



Nama :Nurhayati


Kelas : XI IPA 4



perspektif



NAMA: syukron hanif
KELAS:XI-IPS-I
hanifsyukron@ymail.com

BATIK TRADISIONAL INDONESIA

BATIK,





Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh orang Tionghoa, yang juga mempopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.


Teknik membatik telah dikenal sejak ribuan tahun yang silam. Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal usul batik. Ada yang menduga teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah dibawa oleh para pedagang India. Saat ini batik bisa ditemukan di banyak negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa negara di benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia, terutama dari Jawa.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.

CARA PEMBUATAN:
Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.



NAMA : TENI SUCI ERLANI
KELAS: xII IPS 3
E-mail/fb: teni_se@yahoo.co.id

dynamo listrik menjadi kipas





Dynamo listrik menjadi kipas angin

peralatan alat/bahan : 1.dynamo tamiya

2.batrei abc 1{satu} buah

3.botol minuman misalnya; teh gelas

4. gunting

5. solasiban

cara membuat: yang pertama kita siapkan dynamo,dan di dynamo itu ada kabel kecil lalu disambungkan ke batu batrei,batu batrei bebas sesuai yang anda inginkan.lalu kabel diynamo yang kiri sambungkan ke batu batrei yang kiri juga,kemudian dibungkus dengan solasiban,setelah itu botol minuman digunting,sisakan ¼ ke bawah botoh minuman itu,selanjutnya di gunting kecil-kecil yang atasnya,lalu dimasukkan ke dynamo.yang terakhir, kabel yang sebelah kanan-nya direkatkan ke batrei yang sebelah kanan.


hasil akhir: jadi, alat itu bisa menyegarkan tubuh kita bila kita sedang berkeringat,

meskipun kipas-nya kecil tapi bisa ada manfaatnya juga.cara mempraktekan-

nya adalah dengan cara, tangan kita yang kiri menekan batrei yang kiri yang

sudah disambungakan dengan kabel,agar bisa jalan kipas angin itu.lalu

selanjutnya,kabel dynamo yang kanan pegang dengan tangan kita yang

kanan lalu rekatkan-lah ke batrei yang kanan, lalu jalanlah kipas angin itu,

mudah kan






































NAMA: syukron hanif

KELAS: XI-IPS-I

hanifsyukron@ymail.com



Cara Melukis Wajah

bikin WIP pake colored pencils, tapi bukan order, cuman buat contoh. baru jadi 20%.
kalau buat shadownya pakai teknik arsir, dan juga kalau ingin halus arsirannya, lead pensilnya kurang runcing kayaknya. kombinasi pakai grade yang lebih hitam, misal 4B agar lebih berdimensi. harus sabar kalau pakai teknik arsir
penjelasannya :



STEP 1 :
- Sket kasar pake pensil grade HB.







STEP 2 :
- Mulai mengisi tone di wajah, termasuk mata, hidung, bibir dan telinga
dengan pensil mix grade (2H, HB, B, 2B) sambil memperbaiki sketsa yg
dirasa kurang pas.

- Pada bola mata, bulatan hitam menggunakan 5B kemudian diblend
dengan 3B.







STEP 3 :
- Masih mengerjakan bagian wajah dan mulai mengisi bagian leher dan
dada (grade krg lebih sama).

- Pada bagian bawah leher yg gelap memakai grade 2B dan 3B.

- Menambah shading pada mata, hidung, bibir, dan telinga.

- Mulai mengisi bagian rambut dengan grade 3B dan 4B.







STEP 4 :
- Sket bentuk kuncir rambut diubah karena kurang bagus (di fotonya,
bagian kuncir tidak kelihatan...jadi sedikit berimprovisasi nih..hehe).

- Menambah arsiran pada rambut dengan grade yg sama agar rambut
tampak lebih berdimensi.

- Sedikit menambah tone wajah,leher dan dada (mgkn sedikit terlalu
kontras, jadi ga terlalu kelihatan jelas gradasinya...maap ya..).







STEP 5 :
- Pada tahap ini, aku lebih banyak ngerjain bagian rambut dengan lebih
kuat mengarsir dengan 6B dan 7B.

- Menambah detail helai2 rambut dengan grade B, 2B dan 3B.







STEP 6 :
- Memperbanyak arsiran helai rambut dengan B, 2B dan 3B, dan juga
meratakan bagian gelap rambut dengan grade 2B dan 3B.
OK..hair is done here!







STEP 7 :
- Mengisi tone t-shirt dengan 6B dan 7B.







STEP 8 :
- Menambah tone t-shirt lebih gelap dengan 6B, kemudian menggosoknya
dengan kertas tissue agar menghasilkan efek fading (dengan teknik
arsir juga bisa, dengan variasi grade).







STEP 9 :
- Menutup pori2 kertas gambar yang belum terisi tone dengan
menggunakan grade yang lebih keras, dalam hal ini dengan 2B dan 3B.


Nama : Siti Rohmah
Kelas : XI IPA 4
e_mail : sHity_1909@gmail.com

CARA MEMBUAT GAMBAR PRESPEKTIF

PERSPEKTIF DALAM LUKISAN

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN VISUAL

MENGGAMBAR PERSPEKTIF

Untuk mengembangkan kemampuan visualnya, seorang mahasiswa Desain Interior harus membiasakan diri melihat sesuatu dalam keadaan perspektif dan berlatih menggambar bentuk kubus yang sederhana dengan menggunakan satu, dua dan tiga titik hilang.



Gambar kubus dalam perspektif dua titik akan terlihat terdistorsi ketika kedua titik hilang diletakkan terlalu berdekatan satu sama lain pada garis cakrawala (2). Kedua titik hilang tersebut harus diletakkan cukup berjauhan sehingga bagian depan pada kubus dapat membuat sudut 90o atau lebih namun tidak melebihi sudut 140o (3).

Pada perspektif dua titik, sudut terdepan atau garis vertikal paling depan pada suatu objek biasanya digunakan sebagai garis ukur vertikal. Garis ini bisa dimunculkan secara terskala dan kemudian digunakan untuk mengukur pembagian pada objek menuju ke titik hilang (4). Garis ukur vertikal memudahkan pengukuran secara akurat elemen-elemen vertikal pada gambar.

Untuk dimensi yang tidak dapat diukur pada bidang vertikal, beberapa cara sederhana dapat dilakukan. Salah satunya metode pengukuran proporsional dengan menggunakan garis diagonal untuk membagi bentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang (5 dan 6). Setiap bidang empat persegi dapat dibagi sama bagian pada pertemuan dua garis diagonal. Pertemuan tersebut dihasilkan dari dua garis yang ditarik dari salah satu sudut ke sudut lainnya yang saling berhadapan, dan menunjukan lokasi tepat pada tengah-tengah bidang tersebut. Cara ini merupakan prinsip dasar pembagian ukuran pada sebuah objek dan dapat digunakan pada semua metode perspektif (satu, dua dan tiga titik hilang). Penggunaan diagonal juga pada penambahan, pemanjangan dan menduplikat gambar kotak pada perspektif (7 dan 8).

Bentuk lingkaran dan kurva tergambarkan elips pada gambar perspektif. Mengerti tentang elips dan bagaimana cara menggambarnya dapat membantu untuk membuat gambar perspektif terlihat sangat alami.

Bentuk kubus dalam gambar perspektif adalah cara yang paling efektif dalam menggambar menggunakan sistem kerja tebak yang sederhana. Dimulai dengan menggambar bentuk kubus yang sederhana dan menambahkan garis-garis diagonal untuk membagi jarak, akan mempermudah para mahasiswa untuk menggambar perspektif sistem kerja tebak.

MENENTUKAN SUDUT PANDANG

DAN TITIK HILANG

Hal yang sangat penting dalam penggambaran konstruksi perspektif adalah penentuan jarak titik pandang pengamat dari bidang gambar. Karena apabila titik pandang terlalu dekat dengan bidang gambar maka terjadilah gambar perspektif dengan kedalaman yang berlebihan (distorsi).

Kalau terjadi sebaliknya (titik pandang terlalu jauh dari bidang gambar), gambar akan terlihat seperti didatarkan. Untuk itu perlu diperhatikan batas sudut pandang atau kerucut pandang manusia, yaitu minimal 30o dan maksimal 60o untuk konstruksi perspektif. Sehingga kita bisa mengambil keputusan menggunakan sudut optimal 45o.

Kadang kita menemui gambar perspektif yang terlihat tidak seimbang atau beberapa furniturnya terpotong. Permasalahan ini dapat di atasi dengan cara:

- Garis cakrawala dapat diturunkan atau dinaikkan sehingga bagian objek dapat terjangkau oleh sudut pandang pengamat.

- Kedudukan pengamat dimundurkan lebih jauh dari bidang gambar sehingga seluruh bagian objek dapat terjangkau oleh sudut pandang pengamat.

Untuk menentukan titik hilang dapat dengan cara menentukan terlebih dahulu bagian ruang yang akan ditampilkan secara maksimal. Pada perspektif satu titik, bila bagian ruang yang akan ditampilkan adalah bagian kanan, maka titik hilang cenderung berada di sebelah kiri menjauhi garis normal dan bagian kanan ruang pada gambar. Cara ini berlaku untuk bagian ruang lainnya (kiri, atas dan bawah). Sedangkan pada perspektif dua titik, bila bagian ruang yang akan ditampilkan adalah bagian kanan, maka titik hilang sebelah kiri akan menjauhi dan titik hilang kanan akan mendekati bagian kanan ruang pada gambar.

MENGGAMBAR PERSPEKTIF

DENGAN SISTEM KERJA TEBAK

Banyak sekali metode menggambar perspektif secara terukur yang berhasil membuat gambar perspektif dengan akurat dan indah. Namun, perlu dicatat, kesemua metode menggambar perspektif terukur memakan waktu yang sangat lama, sekitar 1 jam sampai 8 jam bahkan lebih. Cara ini mungkin dapat digunakan pada presentasi akhir desain, tetapi keterbatasan waktu dalam proses desain mengharuskan para desainer menggunakan teknik menggambar cepat untuk tahap pengembangan desain. Kebanyakan dari teknik menggambar perspektif terukur membutuhkan denah dengan ukuran yang lengkap. Teknik ini dapat digunakan dalam presentasi akhir desain, tetapi kurang membantu dalam proses desain.

Cara termudah dari teknik cepat menggambar perspektif interior adalah dengan sistem kerja tebak menggunakan bentuk dasar kubus seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya. Diawali dengan menggambar sebuah garis horisontal yang berfungsi sebagai garis cakrawala; garis ini adalah (biasanya) garis yang berada tepat pada ketinggian mata dari pengamat.

A. Sistem Kerja Tebak Perspektif Satu Titik Hilang

1. Gambarkan sebuah segi empat sama sisi berukuran 3 m x 3 m dengan skala.


2. Bagilah segi empat tersebut dengan garis diagonal. Gambarkan sebuah garis horisontal memotong di tengah kotak, ini adalah garis cakrawala, tingginya kira-kira setinggi mata manusia rata-rata atau sekitar 150 cm. Letakkan sebuah titik hilang pada garis cakrawala di sebelah kiri, kanan atau tengah-tengah.

3. Gambarkan garis-garis perspektif dari titik hilang melewati sudut-sudut pada segi empat tersebut, membentuk lantai, dinding dan langit-langit. Sekarang perkirakan kedalaman ruangan tersebut; buat agar terlihat seperi segi empat sama sisi.

4. Gunakan garis diagonal untuk membagi kotak yang pertama, yang sekarang menjadi dinding belakang. Dengan membagi kotak tersebut menjadi empat, anda akan membuat empat bagian setinggi 75 cm.


5. Gunakan diagonal untuk membagi ukuran pada dinding samping, lantai dan langit-langit. Pada dinding samping, garis vertikal diletakkan pada perpotongan garis diagonal dengan garis perspektif yang melewati empat bagian pada dinding belakang.

6. Gunakan pembagian ukuran pada dinding belakang (pada langkah ke-4) atau menggunakan grid untuk meletakkan sebuah objek dan elemen interior lainnya.

7. Lakukan sentuhan akhir dengan menghilangkan garis-garis bantu (garis perspektif, grid dan diagonal).

Sistem Kerja Tebak Perspektif Dua Titik Hilang

1. Gambarkan sebuah garis vertikal untuk membuat skala ukuran vertikal. Bagi garis tersebut menjadi empat bagian yang sama. Pada titik paling tengah gambarkan sebuah garis horisontal; ini adalah garis cakrawala.

2. Letakkan dua titik hilang pada garis cakrawala, yang satu di sebelah kanan dan yang satu lagi di sebelah kiri. Tarik garis dari dua titik hilang tersebut melewati titik tertinggi dan terendah pada garis skala vertikal. Dengan ini akan membentuk lantai, dinding dan langit-langit. Sekarang perkirakan kedalaman, buatlah terlihat menjadi segi empat sama sisi.

3. Tarik garis melewati semua bagian pada garis skala vertikal; dengan ini akan perkiraan ukuran ketinggian pada dinding-dinding.

4. Untuk membuat grid, gambarkan garis diagonal pada dinding-dinding. Pada perpotongan garis diagonal dan garis perspektif yang melewati garis skala vertikal, gambarkan garis vertikal.

5. Gunakan grid untuk meletakkan objek dan elemen interior lainnya.

6. Lakukan sentuhan akhir dengan menghilangkan garis bantu.

Berikut beberapa contoh dari gambar perspektif dengan menggunakan sistem kerja tebak


Kunci dari teknik menggambar sistem kerja tebak adalah kemampuan untuk memperkirakan kedalaman dari ruangan berbentuk kubus. Kedalaman tersebut harus diperkirakan agar ruangan pada gambar benar-benar terlihat berbentuk kubus.

Namun kebanyakan ruangan tidak benar-benar berbentuk kubus, sehingga teknik ini hanya sebagai permulaan untuk ruangan dengan macam-macam bentuk. Mengurangi dan menambahkan dimensi ruangan menggunakan garis diagonal dapat membantu menggambar ruangan dengan bentuk yang bervariasi.

Dalam menggambar perspektif menggunakan sistem kerja tebak, elemen-elemen interior akan lebih mudah digambar bila diletakkan menempel pada dinding. Pada gambar perspektif satu titik, objek yang diletakkan terlalu jauh dari titik hilang akan terlihat terdistorsi. Sedangkan pada perspektif dua titik, objek yang terlihat distorsi dapat disebabkan oleh letak objek yang sangat berdekatan dengan salah satu titik hilang, atau jarak kedua titik hilangnya terlalu berdekatan. Karenanya, posisi dari titik hilang sangat menentukan kualitas dari sebuah gambar perspektif. Maka itu, dianjurkan untuk membuat sketsa kecil sebelum mengerjakan gambar perspektif yang sebenarnya.

Menggambar perspektif dengan menggunakan metode satu titik hilang sangat membantu dalam proses desain dan juga sangat mudah untuk dibuat, namun sangat jarang penggunaannya, dikarenakan keterbatasannya yang seringkali menimbulkan distorsi. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk mempelajari metode menggambar perspektif dua titik dengan sistem kerja tebak.

Dalam pelaksanaannya, menggambar perspektif dengan sistem kerja tebak berdasarkan perkiran-perkiraan yang kasar, namun sangat membantu para Desainer Interior menggambarkan ruangan sesuai dengan apa yang mereka rancang dalam tahap pengembangan desain.

Kemampuan dalam menggambar perspektif yang baik dengan menggunakan sistem kerja tebak merupakan langkah awal untuk mempelajari teknik menggambar perspektif terukur. Dan sebaliknya, bila kita sudah lancar menggambar perspektif dengan teknik terukur, maka akan sangat mudah bagi kita untuk menggambar perspektif dengan sistem kerja tebak.



RENDERING PADA GAMBAR PERSPEKTIF

Rendering gambar perspektif digunakan untuk memperjelas kedalaman dan membuat permukaan datar pada gambar terlihat lebih nyata agar lebih mudah dimengerti oleh klien (bahasan mengenai rendering dapat dilihat pada bab tambahan di halaman akhir). Namun, seperti juga dalam menggambar perspektif, keterbatasan waktu tidak memungkinkan melakukan rendering dengan detail. Maka dari itu dibutuhkan suatu teknik rendering yang cepat.

Dari rendering akan muncul dua karakter: pencahayaan dan bahan atau tekstur objek.

Pencahayaan

Semua teknik rendering memunculkan pencahayaan dan pengaruhnya pada keadaan sekitar pada gambar. Setiap goresan yang dibentuk oleh pensil atau pena merupakan hasil pertemuan antara cahaya dan sebuah objek. Kubus, silinder, bola dan kerucut adalah bentuk-bentuk dasar yang dapat ditemukan pada objek-objek yang lebih rumit. Mempelajari cara-cara rendering pada bentuk-bentuk dasar ini dengan media hitam putih sangat penting sebagai awal untuk mewarnai warna dan material yang sebenarnya. Bentuk-bentuk dasar ini sangat mudah untuk diberi efek pencahayaan dan bayangan. Cara paling sederhana yaitu dengan memberi garis tebal pada tempat yang tidak terkena cahaya.


MEMBUAT BAYANGAN PADA GAMBAR PERSPEKTIF

Ada beberapa macam konstruksi bayangan, kebanyakan sangat rumit dan sangat teknis. Hal yang perlu diingat tentang bayangan pada perspektif adalah bahwa bayangan sangat mutlak ada, khususnya pada permukaan lantai. Walaupun bayangan sangat penting, tapi dapat disederhanakan untuk mempermudah rendering.

Metode yang paling mudah dari konstruksi bayangan adalah dengan menggunakan garis paralel yang memiliki bentuk dasar segi tiga. Bayangan terkonstruksi dengan menentukan sudut yang terbentuk dari sumber cahaya dan menggunakan sudut ini untuk membuat segitiga dari tiap sudut objek. Sisi bawah pada segitiga tersebut kemudian dihubungakan dengan sisi bawah segitiga yang lain untuk membentuk bayangan.

Bayangan yang lebih didramatisir dapat dibentuk dengan menggunakan titik hilang bayangan. Metode ini membutuhkan sumber cahaya yang diletakkan di suatu tempat di atas garis cakrawala. Kemudian dari titik hilang bayangan ditarik garis menyinggung sudut objek yang paling atas, dan memanjang menuju permukaan lantai. Dan bila titik-titik hasil pemanjangan garis itu dihubungkan, maka bayangan yang lebih akurat akan terbentuk.