Cari di Blog Ini

Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Thursday, June 30, 2011

4 all of U

Jangan Tunggu, Tapi Lakukan !!!

jangan menunggu bahagia baru tersenyum.
tapi tersenyumlah, maka Kamu kian bahagia
jangan menunggu kaya baru bersedekah.
tapi bersedekahlah, maka Kamu semakin kaya
jangan menunggu pasangan yang sempurna baru menikah.
tapi menikahlah, maka kesempurnaan akan hadir dalam hidupmu
-kunci pernikahan yang sempurna adalah tidak mengharapkan kesempurnaan-
jangan menunggu termotivasi baru bergerak.
tapi bergeraklah, maka Kamu akan termotivasi
jangan menunggu dipedulikan orang baru Kamu peduli,
tapi pedulilah dengan orang lain! maka Kamu akan dipedulikan…
jangan menunggu orang memahami Kamu baru kita memahami dia,
tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan Kamu
jangan menunggu terinspirasi baru menulis.
tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu
jangan menunggu proyek baru bekerja.
tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu
jangan menunggu dicintai baru mencintai.
tapi belajarlah mencintai, maka Kamu akan dicintai
jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang,
tapi hiduplah dengan tenang, Insya Allah bukan sekadar uang yang datang,
jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti.
tapi bergeraklah, maka Kamu akan menjadi contoh yang diikuti
jangan menunggu sukses baru bersyukur.
tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu
jangan menunggu bisa baru melakukan,
tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!
Para Pecundang selalu menunggu Bukti
dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti
Seribu kata mutiara akan dikalahkan Satu Aksi Nyata!
WAIT LESS DO MORE!!!
Insya Allah…

Saturday, June 25, 2011

KUATKAN HATIMU-NAK

  • " COBAAN IBARAT CANGKIR !!!"
Dulu aku bukan cangkir. Dulu aku adalah segumpal tanah liat.Kemudian tuanku mengambilku dan mulai meremas-remas serta membentukaku. Rasanya sakit sekali. Aku memohon agar dia menghentikannya,tetapi dia hanya tersenyum sambil berkata, "Belum selesai !
"Kemudian aku ditempatkan pada semacam alat yg berbentuk putarandan tuanku memutar-mutar diriku. Aku mulai merasa mual dan tidak tahan lagi, tetapi akhirnya putaran itu berhenti. Baru saja aku menarik nafas lega karena mengira segala sesuatunya sudah berakhir,tuanku menempatkan aku di atas panggangan. Aku tidak mengerti mengapa dia mau memanggang aku; aku berteriak-teriak memohon agar dia menghentikannya. Melalui kaca panggangan itu, samar-samar aku bisa melihat, tetapi dia hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata, "Belum selesai !
"Akhirnya selang beberapa saat tuan itu datang dan mengeluarkanaku. "Aduh enaknya," aku menarik nafas lega. Tiba-tiba saja, tuan mengangkatku lagi dan mulai menggosok-gosok tubuhku dengan amplas dan sikat. Lalu dia mengambil kuas dan debunya begitu tebal sehingga rasanya aku hampir pingsan. Kemudian dia mulai memberi corak dan warna pada sekujur tubuhku. Aku memohon agar dia berhenti, tetapi dia melanjutkannya sambil berkata, "Belum selesai !
"Sekali lagi aku ditempatkan di panggangan. Yang ini panasnya dua kali labih panas daripada yg pertama. Aku tahu aku akan tersedak. Akumemohon dan memohon, aku menangis dan menangis; tetapi tetap saja diatersenyum dan berkata, "Belum selesai !
"Aku mulai merasa putus harapan. Aku tak sanggup lagi. Aku tak tahan lagi. Bagiku segala-galanya sudah berakhir. Aku memutuskan utk menyerah. Kemudian pintu terbuka dan tuanku berkata, "Sekarang sudah selesai!
"Tubuhku diangkat dan diletakkan diatas rak utk beristirahat.Setelah itu tuanku menghampiri aku dengan membawakan cermin danmenyuruhku melihat ke cermin. Aku hampir tidak bisa mempercayai penglihatanku sendiri.
Kataku, "Wah, bagus betul cangkir itu......!!!
"Kemudian tuanku menjelaskan : "Aku ingin engkau mengerti bahwa aku tahu ketika aku meremas dan membentukmu, engkau merasa sakit. Akutahu bahwa alat pemutar itu membuatmua merasa mual. Tetapi jika kautidak kusentuh, engkau akan mengering dan tetap saja berupa seonggok tanah liat. Tanpa kepribadian. Aku tahu bahwa berada di dalam panggangan itu rasanya panas sekali, tetapi jika itu tidak kulakukan,kau akan hancur berantakan.
Aku tahu kau tidak suka disikat dan dilukis, tetapi jika itu tidak kulakukan maka kau tidak memiliki warna. Ah, aku tahu panggangan yg kedua itu lebih panas! Tetapi jika kau tidak kumasukkan ke situ, maka kau tak akan bisa menentang tekanan hidup. Engkau tidak bisa bertahan lama.Jadi, ketika kau mengira segalanya begitu sulit, aku masih memelihara engkau. Sejak semula aku sudah tahu kau akan menjadi seperti apa. Di benakku aku tahu seperti apa hasil yang akan kuperoleh sejak pertama kali aku menyentuhmu!
  • JAWAB-NYA....!!!!
KENAPA AKU DI UJI ?????
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi ?
Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta (QS:Al-Ankabut 2-3)
KENAPA UJIAN YANG MENERPAKU SEBERAT INI???
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya
(QS:Al-Baqarah ; 286)
MENGAPA AKU TIDAK BISA MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN ??
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui
(QS: Al-Baqarah 216)
HARUSKAH AKU FRUSTASI???
Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman
(QS:Ali Imran 139)
DAPATKAH AKU BEERTAHAN ???
Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir
(QS:Yusuf 87)
BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA???
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (diperbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung
(QS:Ali Imran ; 200)
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'.
(QS:Al-Baqarah 45)
APA YANG AKAN AKU DAPAT DARI SEMUA INI???
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka
(QS:Al-Taubah ; 111)
KEPADA SIAPA AKU HARUS BERHARAP???
Maka katakanlah: "cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadanya aku bertawakkal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'arasy yang agung". (QS:Al-Taubah 129)

Monday, January 25, 2010

Pengertian Seni Rupa

Pengertian Seni Secara Umum dan Sejarahnya



Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kabarnya kata seni berasal dari kata "SANI" yang kurang lebih artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Mungkin saya memaknainya dengan keberangkatan orang/ seniaman saat akan membuat karya seni, namun menurut kajian ilimu di eropa mengatakan "ART" (artivisial) yang artinya kurang lebih adalah barang/ atau karya dari sebuah kegiatan. Namun kita tidaka usah mempersoalkan makna ini, karena kenyataannya kalu kita memperdebatkan makna yang seperti ini akan semakain memperkeruh suasana kesenian, biarlah orang memilih yang mana terserah mereka.

Berdasarkan penelitian para ahli menyatakan seni/karya seni sudah ada + sejak 60.000 tahun yang lampau. Bukti ini terdapat pada dinding-dinding gua di Prancis Selatan. Buktinya berupa lukisan yang berupa torehan-torehan pada dinding dengan menggunakan warna yang menggambarkan kehidupan manusia purba. Artefak/bukti ini mengingatkan kita pada lukisan moderen yang penuh ekspresi. Hal ini dapat kita lihat dari kebebaan mengubah bentuk. Satu hal yang membedakan antara karya seni manusia Purba dengan manusia Moderen adalah terletak pada tujuan penciptaannya. Kalau manusia purba membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya adalah semat-mata hanya untuk kepentingan Sosioreligi, atau manusia purba adalah figure yang masih terkungkung oleh kekuatan-kekuatan di sekitarnya. Sedangkan manusia moderen membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya digunakan untuk kepuasan pribadinya dan menggambarkan kondisi lingkungannya "mungkin". Dengan kata lain manusia moderen adalah figure yang ingin menemukan hal-hal yang baru dan mempunyai cakrawala berfikir yang lebih luas. Semua bentuk kesenian paa jaman dahulu selalu ditandai dengan kesadaran magis; karena memang demikian awal kebudayaan manusia. Dari kehidupan yang sederhana yang memuja alam sampai pada kesadaran terhadap keberadaan alam

Pada awalnya seni diciptakan untuk kepentingan bersama/milik bersama.karya- karya seni yang ditinggalkan pada masa pra-sejarah digua-gua tidak pernah menunjukan identitas pembuatnya. Demikian pula peninggalan-peninggalan dari masa lalu seperti bangunan atau artefak di mesir kuno, Byzantium, Romawi, India, atau bahkan di Indonesia sendiri. Kalupun toh ada penjelasan tertentu pada artefak tersebut hanya penjelasan yang menyatakan benda/bangunan tersebut di buat untuk siapa". Ini pun hanya ada pada setelah jaman, katanya para ahli arkiologi sich saya sendiri tidak tahu pasti. Kita bisa menyimpulkan kesenian pada jaman sebelum moderen kesenian tidak beraspek individulistis.

Sejak kapan fungsi individulistis dari seni mulai tampak ?, katanya para sejarawan lagi, beliau-beliau mengatakan sejak seni memasuki jaman moderen. Kenapa ini bisa terjadi ? (ini kata saya sedikit mengutip kata-kata para ahli yang terdahulu). Karena mengikuti pola berfikir manusia yang maunya mencari kebaruan dan membuat perubahan (entah baik atau buruk).

Begini ceritanya :Dalam sejarah seni terjadi banyak pergeseran. Sejak renaisans atau bahkan sebelumnya , basis-basis ritual dan kultis dari karya seni mulai terancam akibat sekularisasi masyarakat. Situasi keterancaman itu mendorong seni akhirnya mulai mencari otonomi dan mulai bangkit pemujaan sekular atas keindahan itu sendiri. Dengan kata lain fungsi seni menjadi media ekspresi, dan setiap kegiatan bersenian adalah berupa kegiatan ekspresi kreatif, dan setiap karya seni merupakan bentuk yang baru, yang unik dan orisinil. Karena sifatnya yang bebas dan orisinal akhirnya posisi karya seni menjadi individualistis.

Seni pada perkembangannya di jaman moderen mengalami perubahan atau pembagian yakni seni murni atau seni terapan/ seni dan desain yang lebih jauh lagi seni dan desain oleh seorang tokoh pemikir kesenian yang oleh orang tuanya di beri nama Theodor Adorno di beri nama "Seni Tinggi" untuk Seni Murni dan "Seni Rendah" untuk Seni Terapan atau Desain. Karena menurutnya dalam seni tinggi seorang seniman tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal (kebutuhan pasar/bertujuan komersial) dalam menciptakan sebuah karya seni/murni ekspresi, sedangkan seni rupa rendah adalah seni yang dalam penciptaannya dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal. Adorno menganggap seni harus berbeda harus berbeda dengan benda lain (barang); ia harus mempunyai "sesuatu". Sesuatu itu tidak sekedar menjadi sebuah komoditas. Karena sebuah karya atau benda yang sebagai komoditas akan menghancurkan semangat sosial, pola produksi barang yang menjadi komoditas adalah pola yang ditentukan dari atas oleh seorang produsen.

Terakhir kita menuju pada jaman Post-moderen/Kontemporer. Di jaman Kontemporer ini bentuk kesenian lebih banyak perubahannya baik secara kebendaan atau kajian estetiknya, yang lebih dahsyat lagi landasan logikanya. Mungkin disini saya akan memberi sedikit ilustrasi :

Di era Kontemporer ini aturan-aturan yang telah ada seolah-olah dihancurkan, yang dulunya karya seni itu harus menyenangkan, sekarang malah bisa sebaliknya. Yang dulunya karya seni itu setidaknya masih mempertimabangkan etika sosial, etika agama atau etika-etika yang lain, namun sekarang mungkin kesemuanya itu bisa jadi hanya sebagai aturan usang. Radikal,.ya..???. itu hanya kelihatannya ????.

Kondisi ini terjadi karena seniman sudah pada titik jenuh dan marah "mungkin". Marah atau jenuh pada siapa :1. Pada lingkungannya atau pada sesutau yang telah ada2. Atau para seniman marah dan muak pada perlakuan pasar kapitalismeyang menurutnya terlalu radikal terhadap karya seni. Yang sedikit-sedikit karya seni itu dinilai dengan nominal. Padahal karya seni itu sebelum dinilai adalah "nol". Selebihnya adalah makna, ide, representasi, rekreasi, acuan etik, dokumentasi "politik" dan "sejarah", perlawanan, luka, kekecawaan, paradigma, atau sekedar main-main belaka, dll (ini katanya Adi Wicaksono yang sepertinya seorang kritikus seni yang dari Jogya itu..Lho..!!!!). 3. Atau para seniman marah pada kritikus yang dalam kritiknya memberikan pemaknaan yang terlalu sembrono sehingga esensi pesan dari karyanya menjadi tidak-karuan.

Di era kontemporer ini juga banyak lahir bentuk seni yang baru semisal: 1. Klik Art : yang dalam pembuatannya seseorang tidak harus membuatnya dengan Hand Made (melukisnya sendiri). Dalam Klik Art ini siapa saja bisa membuat lukisan dengan memanfaatkan gambar yang ada atau lukisan orang lain yang mungkin di rubah atau ditambahi bahkan dikurangi. Tapi perlu di ingat dalam klik art ini kamu harus bisa mengoperasikan komputer dan progaram- progaramnya yang di gunakan dalam kegiatan ini, misalnya: Corel Draw, Photosop, atau yang lainnya, begitu.2. Net Art : adalah bentuk seni yang mana dalam pamerannya dilakukan diruang maya (Internet), di net art ini kamu bisa mengubah gambarnya juga lho, atau mengurangi dan menambahi, atau mungkin kamu mangganti ini sial pembuatnya dengan namamu itu sah-sah saja tidak ada yang melarang kok. Namun perlu di ingat walaupun kamu merubah atau mengganti inisial pencipta pada karya net art ini sipembuat akan semakain bangga karena ia merasa menang dan puas karena karyanya ternyata interaktif dan lebih parah lagi kamu sudah masuk perangkap permainan sang pembuat. Satu lagi yang terkenal bukan kamu namun si pemilik situs dimana karya itu di muat,...tahu nggak ////// kapok kon salah' e dewe. Tapi asik kok coba saja. 3. Vidio Art/vidio instalasi : vidio art ini tidak beda dengan seni instalasi yang mana dalam aktulisasinya si seniman memanfatkan teknologi telvisi yang terkoneksi dengan vidio, atau komputer, jadi pesan yang ingin di sampaikan si kreator itu di serahkan pada seonggok mesin, tapi kadang si kreator juga menyertakan tubuhnya atau tubuh orang lain, yang sepertinya kita melihat itu mirip seni pertunjukan, namun ini bukan seni pertunjukan lho, karena masih ada unsure rupa-nya, namun juga bukan seni rupa lho karana dalam vidio art ini unsure gerak, bunyi, dan sastra juga di pakai. Dan banyak bentuk seni-seni yang lain saja sedikit lupa dan sudah capek menyebutkan satu-persatu, tapi mungkin dari kalian sudah ada yang tahu bahkan lebih tahu dari say,...he.he..he..e..ee..eeeh.ehhhh.. ehhhk..grokhg. !!!!!!!. huwek cuihhhhhhh. ( Sori ya sedikit agak kopros soale aku wis bosen ngetik)

Yang jelas pada jaman kontemporer ini sekat antara cabang-cabang seni berusaha dihilangkan atau bahkan sudah hancur, maksudnya sekat antara cabang seni itu adalah:...., yang dulunya ada seni rupa sendiri, lantas seni tari, seni musik, atau mungkin seni-seni yang bau itu Lho !! Yang ada adalah hanya kata dan bentuk kesenian yang mempunyai hasil atau artefak yang bisa dinikmati, diapresiasi, diinterprestasi, diperjual belikan atau kalau menurut kamu jelek bisa di caci maki..bebaslah yang penting tidak sampai menyinggung perasaan yang membuat, karena apa nanti kamu bisa-bisa di caci maki ganti, atau lebih parah kamu bisa di-kaplok.

Okey.. Itu cerita saya tentang pengertian seni secara umum beserta sejarahnya

Wednesday, December 16, 2009

Proporsi wajah

Sketsa Cara Menggambar Wajah

Untuk memulai gambar manusia, biasanya kita dimulai dari gambar kepala terlebih dahulu. Tidak sulit kok untuk menggambar kepala asal bisa mengikuti cara-caranya. Ayo ikuti langkah-langkahnya dibawah ini :


Pertama-tama untuk menggambar wajah pada tampak depan gambarlah dulu lingkaran. linkaran ini merupakan bentuk penyederhanaan dari sebuah kepala yang berfungsi membantu imajinasi kita dan dengan 2 garis horizontal dan 1 garis vertikal. Garis ini digunakan untuk mempermudah menentukan batas-batas gambar mata,dahi, rambut, hidung dan mulut.


Setelah itu tarik garis dari kedua samping lingkaran hingga berpotongan membentuk segitiga. Garis tersebut digunakan untuk mempermudah menggambar muka bawah/rahang dengan proposional.





Berdasarkan garis yang menunjukan arah yang sedang dihadapi oleh kepala tersebut, kita bisa menentukan bentuk rahang dan letak dagu dan juga perlu diperhatikan jarak antara garis horizontal bawah dan bagian bawah lingkaran lebih kecil dibandingkan jarak dari bawah lingaran ke titik perpotongan 2 garis.







Untuk melengkapi sketsa kepala, gambarlah mata, hidung, dan mulut berdasarkan garis batas yang telah ditentukan. Dan untuk finishing lakukan penghapusan pada garis bantu gambar rahang dan garis bantu dahi-rambut.





Lalu Jadilah gambar seperti disamping ini.






Nama : M. Hubban F
Kelas : XI IPA 4

Wednesday, October 14, 2009

Batik Megamendung dari Cirebon

Nama : Indra Arianto
Kelas : XII IPS 2
E-mail : dra_united@yahoo.co.id

Motif megamendung yang digunakan oleh masyarakat Cirebon sebagai motif dasar batik sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia pecinta batik, begitu pula bagi masyarakat pecinta batik diluar negeri. bukti ketenaran motif megamendung berasal dari kota Cirebon pernah dijadikan cover sebuah buku batik terbitan luar negeri yang berjudul Batik Design karya Pepin Van Roojen bangsa Belanda. Sejarah timbulnya motif Megamendung yang diadopsi oleh masyarakat cirebon yang diambil dari berbagai macam buku dan literatur selalu mengarahpada sejarah kedatangan bangsa China yang datang ke wilayah Cirebon. Tercatat dengan jelas sejarah bahwa sunan Gunung Jati menikahi Ratu Ong Tien dari negeri China. beberapa benda seni dibawa dari negeri China diantaranya adalah keramik, piring, kain yang berhiasan bentuk awan. Bentuk aan dalam beragam budaya melambangkan dunia atas bilamana diambil dari paham Teolisme. Bentuk awan merupakan gambaran dunia luas bebas dan mempunyai makna Trasidental (ketuhanan). konsep mengenai awan ini juga berpengaruh kepada dunia kesinarupan Islam pada Abad 16yang digunakan oleh kaum sufiuntuk ungkapan dunia besar atau alam bebas.

Nilai-Nilai dasar dalam megamendung

Nilai-nilai dasar dalam seni apapun yang termasuk dalam seni batikmotif Megamendung bisa didekati dengan cara sebagai berikut:
a. Nilai penampilan (appearance) atau nilai wujud yang melahirkan benda seni. Nilai ini terdiri dari nilai bentuk dan nilai struktur. Nilai bentuk yang dilihat secara visual adalah motif megamendung dalam sebuah kain yang indah terlepas dari bahan penggunaan berupa kain katun dan kain sutra. Sementara dalam nilai struktur adalah dihasilkandari bentuk-bentuk yang disusun begitu rupa berdasarkan nilai esensial. Bentuk-bentuk tersebut berupa garis-garis lengkung yang disusun beraturan dan tidak terputus saling bertemu.

b. Nilai isi (conten) yang dapat terdiri atas nilai pengetahuan (kognisi), nilai rasa, instuisi atau alam bawah sadar manusia, nilai gagasan dan nilai pesan atau nilai hidup (values) yang dapat terdiri atas moral, nilai sosial, nilai religi, dsb.

Pada bentuk Megamendung bisa kita lihat garis Megamendung bisa kita garis lengkung yang beraturan secara teratur dari bentuk garis lengkung yang paling dalam (mengecil) kemudian melebar keluar (membesar) menunjukan gerak yang teratur harmonis. Bisa dikatakan bahwa garis lengkung yang beraturan ini membawa pesan moral dalam kehidupan manusia yang selalu berubah (naik turun). Kemudian berkembang keluar untuk mencari jati diri (belajar/menjalani kehidupan sosial agama)dan pada akhirnya membawa dirinya memasuki dunia baru menuju kembali kedalam penyatuan diri setelah melalui pasang surut (naik dan turun) pada akhirnya kembali ke asalnya (sunatullah). Sehingga bisa kita bentuk Megamendung selalu terbentuk dari lengkungan kecil yang bergerak membesar terus keluar dan pada akhirnya harus kembali lagi menjadi putaran kecil namun tidak boleh terputus. Terlepas dari makna filosifi bahwa Megamendung melambangkan kehidupan manusia secara utuh sehingga bentuknya harus menyatu. dilihat dari sisi produksi memang mengharuskan kalau bentuk garis lengkung megamendung harus bertemu pada satu titik lengkung berikutnya agar pada saat pemberian warna pada proses yang bertahap (dari warna muda ke warna tua) bisa lebih memudahkan